Rumah Sumiati di Desa Sojomerto Terbakar Habis

Rumah Sumiati di Desa Sojomerto Terbakar Habis

0
60

Swarakendal.com : Rumah tinggal milik Sumiati (80), warga Dusun Karanganyar RT 02 RW 01 Desa Sojomerto, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal terbakar, Sabtu (18/6/2022) sekitar pukul 22.30 WIB. Api yang diduga dari korsleting listrik cepat menyambar bangunan rumah yang terbuat dari kayu hingga ludes terbakar. 

Tidak ada korban jiwa, namun Sumiati mengalami luka bakar di tangannya dan luka memar di bagian kepala. Sumiati bersama anaknya Azhari (41) tidak bisa menyelamatkan barang-barang berharga, hanya sebuah sepeda motor terparkir di teras rumah yang bisa diselamatkan. 

Azhari mengatakan, saat kejadian dirinya bersama ibunya sedang berada di dalam rumah. Awalnya ia melihat percikan api menyambar bangunan rumahnya di bagian atap. Ia menjadi panik, ketika api terus membesar dengan cepat merambah seluruh bagian rumahnya dalam waktu kurang lebih 30 menit. Ia hanya bisa menyelamatkan ibunya dan mengamankan satu sepeda motor yang terparkir di teras rumah.

“Awalnya melihat api di bagian atap, kemudian menyambar bagian-bagian rumah dengan cepat. Saya berusaha lari lewat pintu belakang dan membawa ibu saya,” terangnya, Minggu (19/6/2022).

Azhari mengatakan, warga sekitar sudah berusaha memadam api dengan alat seadanya, namun api belum bisa padam. Api terus membumbung besar hingga mengancam rumah-rumah di sebelahnya. “Semuanya terbakar habis. Sementara saya, ibu, dan anak saya Muhammad Khoirul Effendi (18) mengungsi di rumah saudara. Ibu juga harus menjalani perawatan karena luka bakar,” ujarnya. 

Pagi harinya, Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mendatangi lokasi dan menyerahkan bantuan kepada keluarga korban. Bupati pun memastikan, rumah yang ludes terbakar bakal dibangun kembali oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kendal dalam waktu segera mungkin. 

“Kami sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak, dan hari ini disalurkan bantuan dari berbagai pihak. Juga dengan Baznas Kendal, sekarang sedang disusun berapa dana yang bakal dikeluarkan untuk membangun kembali rumah ini, karena ini sifatnya kebencanaan,” jelasnya. 

Kerugian ditaksir mencapai seratusan juta rupiah. Keluarga Sumiati sudah mendapatkan bantuan berupa sejumlah peralatan dapur, perlengkapan rumah tangga, makanan, dan uang tunai dari Palang Merah Indonesia (PMI), Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.