SDN 3 Bandengan Kendal Terkena Banjir Rob

SDN 3 Bandengan Kendal Terkena Banjir Rob

0
91

Swarakendal.com : Banjir rob di beberapa tempat di wilayah Kendal yang sudah terjadi lebih dari sepekan ini, belum juga surut. Adanya banjir rob, aktivitas masyarakat menjadi terganggu, karena menggenangi rumah-rumah warga, jalan, termasuk gedung sekolah. 

Seperti di SD Negeri 3 Bandengan Kendal, pembelajaran tatap muka menjadi terganggu, karena seluruh ruang kelas terkena banjir rob. Ketinggian air rob di dalam kelas mencapai 30 centimeter, ketika sore hingga malam hari. Pagi hari biasanya sudah surut.

Kepala SDN 3 Bandengan, Siti Mardiyah mengatakan, meski ruang kelas terkena air rob, pembelajaran tatap muka di sekolah tetap berjalan. Pasalnya, ketika pagi hari air rob sudah surut, sehingga ruang kelas masih bisa digunakan, meski masih sisa genangan air. Para guru memakai sepatu boot, sedangkan para siswa memakai sandal. Namun datangnya air rob juga tidak menentu, terkadang mulai pukul 9 air rob mulai datang, sehingga anak-anak dipulangkan lebih awal, karena takut terjebak banjir rob yang semakin tinggi. “Air rob masuk kelas sampai 30 centimeter kalau sore sekitar pukul 4, tetapi paginya sudah surut, hanya halaman yang masih tergenang air,,” katanya, Rabu (25/5/2022).

Sekolah hanya bisa menggunakan gedung sebelah utara, sedangkan gedung sebelah selatan masih dalam proses rehab peninggian lantai, sehingga belum bisa digunakan. Solusinya, pembelajaran di kelas dibagi dua shift, yakni untuk kelas 1-3 masuk pagi, sedangkan kelas 4-6 masuk siang. Kepala sekolah berharap untuk gedung di sebelah utara juga ditinggikan supaya tidak terkena air rob. “Sekolah dibagi dua shift, untuk kelas 1 sampai tiga masuk pukul 7 sampai 9, dan untuk kelas 4 sampai 6 masuk gantian,” ujarnya.

Akibat sering terkena air rob, banyak siswa yang mengalami gatal-gatal. Para siswa diminta untuk menjaga kebersihan supaya tidak terkena gatal-gatal. “Anak-anak banyak yang mengeluh kena gatal-gatal,” katanya

Harini, wali murid berharap lantai gedung sekolah segera ditinggikan supaya anak-anak bisa bersekolah dengan nyaman. Katanya, akibat gedung sekolah terkena air rob, anaknya mengeluh karena terkena gatal-gatal dan baju sekolah juga basah. “Iya, anak mengeluh gatal-gatal dan bajunya sering basah,” ujarnya.

Ia berharap pihak puskesmas bisa memberikan obat gatal untuk anak-anak sekolah.