Sebanyak 637 Calon Kades di Kabupaten Kendal Lakukan Deklarasi Damai

Pemkab Kendal menggelar Deklarasi Damai Pilkades Serentak Kabupaten Kendal 2020

0
477

Pemkab Kendal menggelar Deklarasi Damai Pilkades Serentak Kabupaten Kendal 2020 di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Sabtu (14/3/2020). Deklarasi diikuti seluruh calon kades yang berjumlah 637 dari 199 desa di 19 kecamatan serta anggota P2KD masing-masing desa. Setelah pembacaan deklarasi, lalu dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi oleh perwakilan calon kades, P2KD, Kapolsek, Danramil dan camat. Bupati Kendal, Ketua DPRD, Kapolres, Dandim dan tokoh agama.

Sekda Kendal, Moh. Toha menyampaikan, proses pelaksanaan Pilkades melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pencalonan dan pemungutan suara. Dua tahapan sudah dilalui dengan baik, selanjutnya tinggal melaksanakan tahapan pemungutan suara sampai penghitungan suara. Pilkades serentak akan dilaksanakan pada tanggal 18 Maret 2020, yang sebelumnya akan dilakukan masa kampanye pada 16 Maret dan masa tenang pada 17 Maret. Setelah pemungutan suara yang dilanjutkan dengan penghitungan suara di tingkat TPS pada 18 Maret, kemudian dilanjutkan penghitungan di tingkat desa dan pleno pada 19 Maret 2020. “Mari bergandengan tangan untuk menyukseskan Pilkades serentak ini. Semoga Pilkades berjalan aman, jujur dan adil,” ucapnya.
Bupati Kendal Mirna Annisa memastikan pelaksanaan Pilkades Serentak tidak ada intervensi dari pihak mana pun. Bila mengetahui ada pihak yang melakukan intervensi supaya dilaporkan, sehingga bisa diambil tindakan. Melalui Pilkades ini mengajarkan kemerdekaan dari segi berfikir dan bertindak untuk menciptakan Pilkades yang demokratis. Kondusivitas harus tetap terbangun, maka akan tercipta Pilkades yang luar biasa. Pilkades ini harus menunjukkan kedewasaan dalam membangun demokrasi. “Koordinasikan dengan aparat, seperti Polsek, Koramil dan camat supaya terjaga situasi tetap kondusif. Kami berharap, Pilkades tetap aman dan damai, bersahabat dan kondusif. Tidak perlu perang apapun, perang uang atau perang dukun, maka rubahlah pola pikir, sehingga akan melahirkan tokoh-tokoh baru yang luar biasa,” harapnya.
Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun mengatakan, bahwa para calon kades adalah orang-orang yang mempunyai cita-cita membangun desa. Deklarasi ini untuk menciptakan Pilkades supaya berjalan demokratis. Ia yakin Pilkades serentak ini dapat berjalan dengan baik, karena sudah dibuktikan dengan seleksi pada tahapan sebelumnya yang berjalan dengan baik. Pilkades itu hak masyarakat dan suara rakyatlah yang menentukan, maka yang terpenting adalah membangun citra diri yang baik.
“Siapa pun yang terpilih, citrakan rasa damai dan hilangkan permusuhan.
Citrakan kampanye yang riang gembira, sehingga Pilkades bisa berjalan dengan aman dan damai untuk melahirkan pemimpin yang baik yang mengerti kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Dandim 0715 Kendal, Letkol Inf. Ginda Muhammad Ginanjar mengatakan, jika semuanya dilandasi dengan niat yang baik, maka Pilkades akan berjalan aman dan damai. Dikatakan, bahwa Pilkades serentak di Kabupaten Kendal akan menjadi sorotan pemerintah provinsi maupun pusat. Oleh karena itu semua pihak harus mempunyai tekad yang sama untuk menciptakan Pilkades yang aman dan damai.
“Harapan kami, semoga Pilkades di Kabupaten Kendal ini menjadi sorotan yang positif, mana semua pihak harus punya tekad yang sama untuk menciptakan Pilkades yang aman dan damai,” harapnya.
Kapolres Kendal, AKBP Ali Wardana mengatakan, bahwa Deklarasi Damai ini dilakukan atas niat dalam hati untuk menciptakan Pilkades yang aman dan damai, yaitu dengan meletakkan jati diri kita untuk bersama-sama melaksanakan Pilkades yang aman dan damai. Ia mengingatkan, bahwa memegang kepemimpinan bisa menuju surga atau sebaliknya. Oleh karena itu harus dilandasi dengan niat untuk menjadi pemimpin yang baik, sehingga harus bisa bisa menata hati untuk siap kalah dan siap menang. Yang menang nanti  tidak merasa hebat dan tidak merasa jumawa atau hebat. Yang kalah pun tidak akan menyalahkan siapapun atau kekalahannya.
“Yang kalah bisa bersikap satria dan mengajak pendukungnya untuk legowo dan tetap berjuang untuk membangun desa,” katanya.