Server di Dukcapil Kendal Rusak Terkena Virus Ransomware Wannacry

Server di Disdukcapil Kendal terkena virus RW

0
1428

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kendal kembali menerima sebanyak 1.000 keping blangko e-KTP. Beberapa bulan lalu sudah menerima 22.000 keping blangko e-KTP. Dari 22.000 itu, setelah digunakan, kini masih sisa 100 keping balongko.

Kepala Disdukcapil Kendal, Tatang Iskandariyanto mengatakan, dari  22.000 keping blangko e-KTP, yang rusak ada sekitar 400 lebih keping blangko, dan sisanya yang belum kepakai 100 keping blangko. “Kerusakan keping blangko itu biasanya ada dua, yakni tidak ada chip nya dan tidak bisa nempel cetakkanya, ” kata Tatang Iskandariyanto.

Tatang, mengatakan, selain melakukan perekaman dan penyetakan e-KTP, Disdukcapil juga mendistribusikan e-KTP yang sudah jadi (tercetak) kepada masyarakat. Penditribusian e-KTP tersebut melalui tiga tahap, yakni lewat PT Pos Indonesia, melalui desa-desa dan melalui kurir.

“Untuk pendistribusian ke desa-desa, kita beritahu dulu warganya, bahwa e-KTP akan dibagi melalui desa, sehingga warga tinggal mengambil ke desa,”ujarnya.

Tatang mengatakan, pada Minggu (30/7/2017) server di kantor Disdukcapil Kendal mengalami kerusakan, akibat terserang virus ransomware wannacry. Kejadian tersebut sudah dilaporkan dengan Disdukcapil Provinsi untuk perbaikanya dan kini tengah dilakukan upaya perbaikan, yakni dilakukan penyetingan ulang. “Proses perbaikan butuh waktu 2 hingga 3 hari. Kami mohon maaf pada masyarakat jika pelayanan e-KTP terganggu,” kata dia.