Sudah Diresmikan, Panti Asuhan dan Majelis Taklim NU Kendal siap Ditempati

Sudah Diresmikan, Panti Asuhan dan Majelis Taklim NU Kendal siap Ditempati

0
117

Swarakendal.com : Pembangunan Panti Asuhan dan Majlis Ta’lim Nahdlatul Ulama Kendal, di Desa Tegorejo, Kecamatan Pegandon diresmikan pada Jumat (7/5/2021). Panti asuhan berbasis pesantren itu didirikan oleh lembaga sosial PC NU Care Lazisnu Kendal bekerjasama dengan BPR Nusamba Cepiring. Pembangunannya cukup singkat, selama kurang dari tiga bulan.

Ketua PCNU Kendal  KH Danial Royyan mengatakan, panti asuhan tersebut berkomitmen memberikan pendidikan terbaik dalam bidang agama Islam dan siap mencetak generasi penghafal al-Qur’an. “Pendirian lembaga pendidikan dan sekaligus pengasuhan dalam bentuk panti asuhan berbasis pesantren,” katanya. 

Usaha NU Kendal lainnya semakin berkembang, di antaranya NU bisa mewujudkan produksi NU Mineral dan berjalan lancar. Tahun ini NU bisa mewujudkan toko modern Aswaja Mart.


Ketua PC NU Care Lazisnu Kendal Khusnul Huda mengatakan, pembangunan Panti Asuhan dan Masjlis Ta’lim Nahdlatul Ulama Kendal yang dimulai pada tanggal 7 Mei 2021 menghabiskan dana hingga Rp 230 juta. Hal tersebut belum termasuk beberapa bahan material lain berasal dari bantuan yang masuk untuk pembangunannya. “Kami tak pernah mengajukan proposal ke manapun untuk pembangunan panti asuhan berbasis pesantren ini, tapi alhamdulillah bantuan berdatangan sendiri,” katanya.

Huda menjelaskan, saat ini panti asuhan berbasis pesantren milik NU ini baru mempunyai empat kamar dengan target awal sebanyak 10 anak yatim. Pengajar yang akan memberikan pendidikan di panti asuhan ini mempunyai kemampuan disiplin ilmu dalam bidang kajian agama Islam yang mumpuni. Selain mendapatkan pendidikan umum di sekolahan formal, anak yatim yang tinggal di panti asuhan ini juga akan mendapatkan pengetahuan keislaman melalui kajian kajian kitab kuning.


“Pendidikan di panti asuhan ini gratis. Anak yatim akan kita sekolahkan di sekolahan formal dengan biaya ditanggung panti asuhan. Karena panti asuhan ini berbasis pesantren, mereka juga akan diberikan keilmuan dari kajian kitab kuning. Kita juga  dan akan didorong untuk menghafal al-Quran,” jelasnya.