Tim Labfor Polri Periksa Lokasi Penyebab Kebakaran di Pasar Pagi Kaliwungu

Tim Labfor Bareskrim periksa bekas kebakaran di Pasar Pagi Kaliwungu

0
1029

Tim Laboratorium Forensik Bareskrim Mabes Polri Cabang Semarang Senin (21/8/2017) siang melakukan pemeriksaan lokasi bekas kebakaran di Pasar Pagi Kaliwung. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui penyebab utama terjadinya kebakaran Pasar Pagi Kaliwungu pada Sabtu (19/8/2017) malam. Tim Labfor yang berjumlah 4 personil didampingi anggota Polres Kendal, Polsek Kaliwungu, petugas pasar dari Dinas Perdagangan Kendal dan petugas Kecamatan Kaliwungu.

Tim Labfor langsung menuju lokasi yang diduga menjadi tempat asal api yang menyebabkan kebakaran, yaitu kios di bagian belakang. Petugas memeriksa bagian-bagian kios yang sudah ludes terbakar, termasuk meteran listrik yang sudah gosong dan saluran kabel hingga ke besi di bagian atap. Sejumlah barang bukti diambil Tim Labfor, seperti kabel gosong dan sisa-sisa terbakar di tanah.

Kapala Tim Labfor, AKBP Teguh Prihmono mengatakan, dari hasil pemeriksaan, ada dua kemungkinaan yang kuat sebagai penyebab terjadinyaa kebakaran, yaitu kompor dan listrik. Untuk hasil pemeriksaan bisa diketahui dua atau tiga hari lagi, setelah dilakukan pendalaman pemeriksaan di laboratorium. “Ada beberapa yang bisa menyebabkan kebakaran, tapi ada dua indikasi yang cukup kuat. Dua indikasi ini yang akan Kami dalami di laborat untuk bisa disimpulkan penyebabnya,”kata Teguh usai melaukan pemeriksaan.

Sementara itu petugas Pemdam Kebakaran Kendal masih melakukan penyiraman air di titik-titik yang masih mengeluarkan asap. Kondisi pasar yang terbakar tampak hancur dan hanya terlihat kerangka besi yang kindisinya sudah melengkung. Beberapa pedagang yang kiosnya terbakar juga sudah mulai berjualan dengan menempati lokasi di luar pasar. Seperti Karina, pedagang ayam potong, dengan tempat seadanya sudah berjualan di area parkir sebelah barat. “Sementara menempati tempat yang bisa untuk jualan sambil menunggu hasil rapat nanti,”kata Karina.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan tambahkan komentar Anda!
Ketik nama anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.