Toko Emas di Sukorejo hampir Ketipu Penjual Emas Palsu

Toko Emas di Sukorejo hampir Ketipu Penjual Emas Palsu

0
158

Swarakendal.com : Menjelang maupun setelah Lebaran, toko perhiasan emas selalu ramai orang yang membeli maupun menjual emas. Dalam kondisi ramai seperti itu, ada saja orang yang memanfaatkan kesempatan berbuat tidak baik. Seperti di Toko Pusaka Emas Sukorejo, sudah dua kali  hampir  tertipu oleh orang yang akan menjual emas. Modusnya menggunakan  surat yang  mirip dengan toko emas, termasuk beratnya, namun setelah dicek, ternyata emasnya palsu, juga suratnya.

Salah satu pengusaha toko emas  di Sukorejo, Mastur Darori mengaku sudah dua kali hampir tertipu oleh penjual emas. Modusnya adalah dengan membawa surat emas yang dipalsukan dan membara perhiasan yang bentuknya sesuai yang tertulis di surat  emas termasuk  beratnya. “Untuk para pengusaha toko perhiasan emas  harus hati-hati, pasalnya dengan keramaian seperti ini ada oknum yang memanfaatkan kesempatan,” katanya, Senin (9/5/2022).

Sebelum puasa, pihaknya menerima penjual emas yang menunjukkan surat dengan toko tersebut, namun setelah dicocokkan dengan buku besar pengeluaran emas di  toko tersebut, ternyata nomornya tidak sesuai, bahkan kertas nota yang biasa dikeluarkan juga tidak sama. Oleh  pemilik toko,  oknum tersebut langsung diserahkan ke Polsek Sukorejo. “Karena mau menipu, maka orang itu ditangkap dan diserahkan ke Polsek,” ujarnya.

Pada Minggu kemarin  kembali terjadi. Ada oknum tukang  ojek akan menjual perhiasan emas di Toko Pusaka Mas  Sukorejo. Ternyata suratnya palsu, akhirnya orang tersebut tersebut diserahkan ke  Polsek Sukorejo untuk dimintai keterangan.

“Dari hasil keterangan, tukang ojek hanya disuruh salah seorang bernama Bariyah untuk menjual ke toko emas tersebut. Namun belum sempat transaksi, pemilik toko curiga dan dilakukan penangkapan untuk diserahkan ke Polsek Sukorejo Kendal,” jelasnya.

Saat ini kedua  saksi  masih dimintai keterangan dari kepolisian Polsek Sukorejo. Namun Bariyah saat dikonfirmasi, mengaku tertipu dari salah satu penjual emas. Karena merasa ada suratnya, ia menyuruh tukang ojek untuk menjualkan emas di toko yang tersebut dalam surat emas.