Uji Coba Varietas Padi Tahan Air Asin di Brangsong Berhasil

Uju coba tanaman padi tahan air laut di Brangsong Kendal

0
1998
Para petani di wilayah pesisir Kabupaten Kendal kini tidak bingung lagi menanam padi. Pasalnya sekarang sudah mulai dikembangkan varietas padi lahan air asin sebagai dampak terjadinya intrusi air laut yang terjadi pada lahan di kawasan pesisir. Uji coba penanaman varietas tersebut dilakukan para petani di Desa  Purwokerto dan  Turunrejo Kecamatan Brangsong, Kendal. Uji coba yang dilakukan sejak tahun lalu cukup berhasil untuk beberapa  vareitas padi tahan  air asin, yaitu Dendang inpari 35, inpari 35, ciherang impara 9.

Petugas Balai Pengkajian  Teknologi pertanian (BPTKP)  Balau Uji dan Penelitian  Provinsi Jawatengah , Karyanisih , mengatakan, ada  65  hektar tanaman padi yang toleran  dengan  air asin yang ada  di  pesisir Kabupaten Kendal. Padi   bervareitas  toleran air  asin ini bisa  ditanam dengan kadar asam  hingga  8, padahal  vareitas padi  yang ditanam petani jika  terkena  kadar air  garam  2 sudah tidak  tahan  sehingga  daun padi menjadi  gosong seperti terbakar.  “Hasil dari panen padi  vareitas  inpari 34 dan 35 sangat   bagus, hasilnya bisa  7 sampi 9  ton per hektar. Kalau  tanaman padi normal dengan lahan yang sama  bisa mencapai 4-6 ton per hektar,”katanya.
Kepala  UPTD Pertanian Kecamatan Brangsong, Nona mengatakan,  uji coba yang kedua di  Kecamatan  Brangsong hasilnya bagus. Para petani setelah mengetahui hasilnya bagus, banyak petani yang akan mengembangkan  padi tersebut. “Setelah melihat  hasilnya  sangat  memuaskan, para petani banyak yang akan menanam vareitas  toleran tahan  air  asin,”kata  Nona.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan tambahkan komentar Anda!
Ketik nama anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.