Warga Desa Randusari – Rowosari Ditangkap Densus 88

Penangkapan warga terduga teroris di Desa Randusari Rowosari 2017

0
1479

Seorang warga Desa Randusari Rt 03/02 Kecamatan Rowosari, bernama Irsyad diciduk Densus 88 lantaran diduga terlibat dalam jaringan terorisme. Irsyad ditangkap Senin (10/4/2017) pagi sekira pukul 06:30 WIB oleh tim Densus 88 AT Mabes Polri yang dipimpin oleh Kombes Pol Yosikusumo.

Kepala Desa Randusari, Munawir membenarkan jika warganya ditangkap, namun tidak tahu persis, karena penangkapan dilakukan di Dukuh Trondol, Desa Teratemulyo, Kecamtan Weleri. Dari informasi yang didapat, penangkapan dilakukan saat Irsyad bersama istrinya tengah pergi ke rumah tukang pijat untuk memijatkan anaknya ke enam yang baru berusia satu tahun karena sakit demam. “Ditangkapnya ketika sedang berada di rumah tukang pijat tersebut di Teratemulyo,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dukuh Balong Desa Randusari, Kuncoro sekaligus tetangga, mengaku tidak menyangka jika Irsyad ada dugaan terlibat dalam jaringan teroris. Sebab keseharian Irsyad tidak menunjukkan aktivitas yang mencurigakan. Menurutnya, aktivitas kesehariannya seperti orang pada umumnya. Dia memiliki usaha jasa isi ulang air minum galon. Setiap hari juga selalu dirumah, mengantar dan menjemput anak-anaknya berangkat dan pulang sekolah. “Setahu Saya, dia tidak pernah bekerja di luar daerah, paling ikut bekerja di kontraktor, tapi sorenya pulang,”katanya.

Perihal ciri fisik penampilan Irsyad, diakuinya lebih kurang selama 10 tahun terakhir menunjukkan cara berpakaian ala golongan Islam garis keras. Seperti selalu menengakan celana cingkrang diatas mata kaki dan memelihara jenggot. Kadus Kuncoro mengatakan, dia orang yang rajin sholat dan selalu jamaah di Mushola setiap harinya. “Dia juga rajin ikut pengajian rutin malam Jumat di Mushola, tapi tida pernah ceramah, hanya sebagai pendengar,”katanya.

Hal senada dikatakan Musyarofah, tetangga Irsyad lainnya. Ia juga tidak menyangka jika Irsyad terlibat terorisme. Pasalnya, orang baik, sosialnya di masyarakat juga bagus. “Bahkan pagi tadi masih sempat ngobrol sama saya didepan rumah,” katanya.

Kepala Polres Kendal, AKBP Firman Darmansyah membenarkan adanya penangkapan oleh tim Densus 88 Mabespolri. “Cuma penangkapan itu tarkait apa, saya kurang tahu,” tandasnya.