Warga Desa Rejosari Ngampel Keluhkan Debu-debu Pembangunan Tol

Warga Desa Rejosari Ngampel keluhkan debu-debu pembangunan jalan tol

0
1114

Warga di Desa Rejosari Kecamatan Ngampel mengeluh banyaknya debu akibat truk-truk pengangkut matrial pembangunan jalan tol. Debu-debu tersebut membuat rumah-rumah warga menjadi cepat kotor dan mengganggu kesehatan, seperti batuk dan sakit mata.

Menurut seorang warga, Farhan, pihak proyek sebenarnya sudah melakukan penyiraman supaya tidak berdebu, penyiraman yang dilakukan tidak maksimal, bahkan hampir tidak berpengaruh. Pasalnya, kalah dengan cuaca panas dan angin,sehingga cepat kering. “Debunya banyak sekali sampai masuk rumah,”katanya

Selain mengotori rumah, debu-debu juga membuat tanaman di sekitarnya menjadi rusak, seperti tanaman jagung dan tembakau. Akibat dampak debu tersebut, warga meminta kompensasi kepada proyek. Menurut Farhan, bahwa dalam pertemuan warga dengan pihak proyek, ternyata pihak proyek tidak bersedia memberikan kompensasi kepada warga. Pasalnya pihak proyek sudah memberikan kompensasi untuk fasilitas umum, seperti perbaikan jalan dan tempat ibadah. “Hasil pertemuan dengan PT yang difasilitasi desa, katanya PT tidak memberikan konvensasi kepada warga,”ujarnya.

Setelah gagal mendapatkan kompensasi dari pihak proyek, warga sedang berupaya meminta kompensasi kepada pihak pengusaha angkutan matrial. Warga lain, Jono mengatakan bahwa warga akan berupaya mendapatkan konpensasi. “Warga akan mengadakan pertemuan dengan pengusaha angkutan matrial untuk membicarakan kompensasi kepada warga,”kat Jono.